Senin, 27 April 2026
Pertemuan ke 4 KBMN 34
Nara Sumber : Bambang Purwanto,S.Kom, GR, CPS, CPPS, C.ED.,MEP.
Moderator : Gina Dwi Septiani, S.Pd. M.Pd.
Materi : Pegiat Literasi Masyarakat Melalui TBM
Malam ini adalah pertemuan ke 4 pada kegiatan Kelas Belajar Menulis Nusantara gelombang ke 4, dengan nara sumber sumber hebat Mr. Bams panggilan akrab dari Bambang Purwanto,S.Kom, GR, CPS, CPPS, C.ED.,MEP. guru informatika di SMP Taruna Bakti Bandung. Beliau juga alumni KBMN gelombang ke 8. Moderator berhalangan hadir maka bunda Aam Nurhasah, S.Pd mengambil alih sebagai moderator .
Nara sumber merupakan pengiat literasi masyarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat. Beliau bukan hanya menyediakan buku tapi juga penyemangat dengan kesabaran dan ketulusan, beliau mengajak masyarakat untuk percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, bahkan dari sebuah rumah sederhana di sulap menjadi taman bacaan Masyarakat.
Mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang dilakukan oleh Mr Bams tidak dilakukan secara instan, melainkan diawali dengan proses mengumpulkan buku secara bertahap serta membangun kesepahaman dalam keluarga. Diskusi bersama istri dan anak menjadi langkah penting untuk menyatukan niat, karena mengelola niat merupakan fondasi utama sebelum mewujudkannya menjadi kenyataan.
TBM AS Lebakwangi mulai dirintis pada tahun 2011 di sebuah rumah mungil tipe 21 yang telah dihuni sejak tahun 2007. Setelah mendapat persetujuan keluarga, langkah berikutnya adalah berkomunikasi dengan tetangga sekitar, yang ternyata memberikan respons positif. Nama TBM sendiri merupakan singkatan dari “Ayah Salwa” dan “Lebakwangi” sebagai identitas wilayah tempat tinggal.
Dengan fasilitas yang sangat sederhana—rumah kecil tanpa pagar, rak tiga tingkat, koleksi awal berupa 20 majalah anak, 20 buku cerita, serta langganan koran—kegiatan literasi mulai berjalan. Meski penuh keterbatasan, TBM ini justru menjadi ruang hidup yang ramai oleh anak-anak yang datang untuk membaca, bahkan hingga memenuhi seluruh bagian rumah.
Pengelolaan TBM menuntut pengorbanan besar, baik waktu, tenaga, pikiran, maupun materi. Perjalanan panjang dari tahun 2011 hingga 2024 menunjukkan perkembangan, mulai dari kondisi sederhana hingga mengalami kemajuan fisik dan pengelolaan.
Keterlibatan dalam Forum TBM di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional memberikan banyak manfaat, seperti memperluas jaringan, mengikuti pelatihan, hingga mendapatkan pengalaman berharga di berbagai kegiatan, termasuk tingkat nasional.
Bagi seorang guru, keberadaan TBM memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan profesional. Pengalaman ini mendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah sejak 2015, serta menghasilkan berbagai prestasi dan inovasi, seperti penyusunan Rapor Literasi di SMP Taruna Bakti.
Secara keseluruhan, TBM AS Lebakwangi menjadi bukti bahwa dari niat yang kuat dan langkah sederhana, dapat lahir perubahan besar bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Demikian materi pada malam hari ini jangan pernah takut untuk melakukan sesuatu perjalanan panjang itu mengajarkan satu hal: bahwa perubahan besar tak selalu dimulai dari tempat yang megah, melainkan dari hati yang tulus, langkah yang sederhana, dan keyakinan yang tak pernah padam. Dan pada akhirnya, rumah kecil itu bukan sekadar tempat tinggal ia telah menjelma menjadi lentera, yang cahayanya terus menyala, menerangi banyak jiwa tanpa pernah meminta balas.
p
Resume yang lengkap dan jelas
BalasHapusMantap...
terima kasih bunda tuti saling menyemangati. salam kenal bunda saya dari Sumbawa NTB
HapusSuka sekali dengan kalimat penutupnya. Semangat terus ya bunda sampai lahir buku solo
BalasHapus