Senin, 4 Mei 2026
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA
Pertemuan ke : 7 Gelombang 34
Nara Sumber : Muliadi, S.Pd., M.Pd
Moderator : Purbaniasita Kusumaning Sedyo,S.Pd.
Materi : Mengatasi Writer's Block
Writer’s block adalah saat kata-kata seakan menjauh, seperti burung yang enggan hinggap di dahan pikiran. Ia hadir diam-diam, menyelimuti ruang imajinasi, membuat pena terasa berat, dan kertas tampak asing. Ide yang biasanya mengalir seperti sungai, tiba-tiba membeku seperti embun di pagi hari. Dalam sunyi itu, penulis bukan kehilangan kemampuan, melainkan sedang berhadapan dengan jeda—sebuah ruang hening tempat rasa, lelah, dan ragu berkelindan. Namun, di balik kebuntuan itu, sesungguhnya sedang tumbuh benih kata yang baru, menunggu waktu yang tepat untuk kembali bersemi.
Malam ini kita di temani oleh bapak Muliadi, S.Pd., M.Pd guna mengupas bagaimana cara mengatasi writer's Block, beliau adalah seorang kepala sekolah di salah satu SMK Negeri 1 Galang Tolitoli. Beliau adalah seorang pegiat literasi yang telah menghasilkan buku solo dan buku antologi. Di dampingi oleh ibu Sita alumni KBMN gelombang ke 26.
KBMN ini mengasa peserta untuk dapat menulis, namun sehebat apapun seorang penulis ada suatu ketika tiba-tiba buntu , binggung apa yang akan di tulis, tiba-tiba kehilangan ide menulisnya. Jika hal ini terjadi bukan berarti tidak punya bakat. tetapi kadang kita cuma butuh trik yang tepat dan suasana yang yang nyaman.
Adapun kondisi dari writer'sblock saat kita ingin menulis : Ide hilang, bingung mulai dari mana, satu kalimat dihapus lagi , menatap layar kosong seperti menatap masa depan. Ketika hal ini terjadi jangan buru-buru panik. Banyak penulis hebat mengalami hal ini, namun mereka tidak pernah menyerah dan kembali kepada jalur menulis.
Ada beberapa hal yang menyebabkan writer's Block:
- Takut tulisan jelek
- Kebanyakan mikir
- Nunggu mood datang
- Capek
- Sibuk scrolling medsos
- membandingkan diri dengan penulis lain
- Tulis saja dulu, jelek tidak apa-apa
- Jangan edit saat baru mulai
- pakai timer 10 menit
- Jauhkan HP sebentar
- Mulai dari cerita yang paling gampang
- Menulis sekit tapi rutin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar