Senin, 25 Mei 2026
Pertemuan ke 16
Kelas Belajar Menulis Nusantara Gelombang ke 34
Nara Sumber :Widya Setianingsih
Moderator : Mutmainnah, M.Pd
Materi : Mengelolah Majalah Sekolah
Malam ini pada pertemuan ke 16 di Kelas Belajar Menulis Nusantara dengan nara Sumber Widya Setianingsih sering di kenal dengan Widya Arema pimpinan redaksi majalah sekolah Kharisma mulai tahun 2012 hingga sekarang. Beliau adalah pegiat literasi, sudah banyak buku antologi yang di tulis serta banyak prestasi yang telah di dapatkan. Malam ini nara sumber di dampingi oleh bunda Mutmainnah, Beliau ingin berbagi cerita bagaimana perjalananya dalam merintis majalah sekolah Kharisma hingga sekarang masih tetap berjaya.
Majalah sekolah adalah majalah yang di kelolah dibuat dan diedarkan dikalangan sekolah. Dari sekolah untuk sekolah. Mengelola majalah sekolah itu mirip seperti merawat tanaman; kita tidak butuh pasukan yang banyak, melainkan beberapa orang yang telaten dan konsisten. Tantangan terbesarnya memang mencari teman yang mau meluangkan waktu untuk menulis kemudian beliau menemukan seorang teman yang sama-sama suka menulis sehingga seluruh kegiatan dilakukan berdua dari editor, fotografer, reporte, layout, bendahara hingga pimpinan redaksi, walaupun demikian bukan berarti harus menyerah bahkan Kharisma terus berjaya hingga sekarang ini semua karena beliau melakukan dengan ikhlas.
Untuk menghidupkan budaya literasi ini, kita perlu bergerak bersama. Caranya sederhana: mari kita pancing imajinasi anak-anak. Coba tunjukkan sebuah benda di depan kelas—bisa mainan, buku, atau benda unik lainnya—lalu tanyakan apa yang mereka pikirkan tentang benda itu. Biarkan mereka bercerita, dan tugas kita adalah mengabadikan cerita itu ke dalam lembaran majalah.
Isi majalah sekolah tidak perlu beritanya muluk-muluk. Cukup rekam jejak aktivitas harian kita di sekolah: serunya suasana kelas, aktifnya anak-anak di ekstrakurikuler, hingga cerita bangga atas prestasi yang mereka raih. Semua itu adalah modal berita yang sangat berharga.
langkah-langkah dalam membuat majalah sekolah yang pertama menentukan nama majalah , hal ini sangat penting bisa berupa akronim atau yang mudah kita ingat dan menarik, menentukan isi berita atau artikel yang akan ditampilkan bisa berupa kegiatan siswa, kuiz berhadiah, menampilkan profil guru dan profil siswa, pendanaan, menentukan rekanan pendukung, atau percetakan.
Manfaat majalah sekolah
- Sebagai sarana media komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
- Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan
- Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis , menggambar)
- Sarana publikasi sekolah di masyarakat
- Menjadi kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akriditasi
Di Dalam majalah sekolah perbanyaklah tampilkan foto, karena satu foto dapat berbicara seribu berita. Pimpinan redaksi harus pandai merangkul guru kelas untuk mendapatkan berita, beri mereka tugas dari masing-masing kelas dari tugas inilah nantinya akan diturunkan menjadi suatu berita. Komitmen dalam menulis itu sangat perlu untuk menghasilkan majalah sekolah yang bisa diterbitkan secara konsisten.
Di akhir pertemuan nara sumber menekankan untuk menumbuhkan budaya literasi harus dipaksa, akhirnya terpaksa barulah terbiasa dalam menulis. Demikian lah hasil resume malam ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar